Social Icons

Pages

Showing posts with label OPINI. Show all posts
Showing posts with label OPINI. Show all posts

Thursday, 15 August 2013

Islam itu Harus Terbuka, Bung..!





  Terlepas dri apa ideologi PKS, slama bekerja sama dengan agama lain atau kafir itu dalam hal memajukan ekonomi dan pembangun apakah itu dilarang? yang tidak boleh itu kerja sama dalam area Aqidah. Perasaan selama ini orang-orang PKS gak ada tuh ikutan acara kerohanian di gereja atau di kuil...hanya saja ia ingin mengajak segala elemen untuk sama-sama membuka diri dan mempunyai satu visi dalam pembangunan ekonomi rakyat. Jika pembangunan indonesia sudah sempurna, ekonomi sdah bagus, ketika itu misi islam bisa ditegakkan.
Anggap saja PKS berideologi terbuka, tapi gerakannya nampak jelas. siapa yang di DPR berkoar-koar mempertahankan undang-undang larangan pornografi ditegakkan? siapa yang berjuang mempertahankan uundang-undang ORMAS? siapa bung? terus, kader-kader mana yang selalu membuat acara-acara menarik seperti seminar motivasi dan pelatihan kepada masyarakat.
Islam tidak boleh tampil eksklusif di ranah Politik. Negri ini besar bung. Tidak bisa dibangun oleh PKS sndiri. PKS butuh seluruh elemen masyarakat. seluruh kelompok. masalah ideologi masing-masing kelompok PKS tidak akan peduli. jalani sndiri-sendiri. Yang NU tetap jalani sesuai manhaj apa yang NU jalani, yang Muhammadiyyah jalani manhaj yang ada di Muhmmadiyyah, yang kristen jalani sesuai keyakinan mereka, yang Budha silahkan jalani akidah mereka. di balik perbedaan tersebut PKS hanya ingin kita mempunyai satu visi dan misi membangun indonesia menuju lebih baik.
Anda tahu PM turki Erdogan bukan? Partainya nya bernama AKP (Partai Keadilan Pembangunan). Secara tertulis partai ini berideologi partai moderat dan tidak secara terang-terangan mengatakan bahwa ia partai islam. Ia belum siap dikatakan partai islam, tapi apakah anda tau misi AKP adalah misi islam .memperjuangkan palestina dan suria. menghilangkan miras di negrinya. Islam jaya di Turki.. Masalah ideologi itu hanya siyasah, toh buktinya AKP tetap dikenal sebuah partai yang di takuti penguasa di negeri Paman sam sana. sama halnya dengan partai terbuka yang barusan anda sebut, toh partai terbuka tersebut satu-satunya partai di negeri ini yang dtakuti Amerika.

Muhammad mursi dari FJP (partai kebebasan keadilan), beliau dipilih menjadi presiden satu tahun yang lalu secara demokratis. apakah anda tau beliau berusaha memainkan politik tidak ekskulusif, tidak memihak, Beliau berusaha mengajak seluruh kelompok bekerja sama, baik kelompok dari garis keras, moderat, liberal dan sekuler. tapi toh hari ini ia dikudeta dan ditahan. begitu tolerannya beliau mengarahkan politik mesir selama masing2 kelompok menginginkan mesir menjadi lebih baik. akan tetapi ia masih dipandang buruk oleh kalangan liberal dan sekuler. Secara terbuka beliau mengajak bekerja sama membangun Mesir, masih saja ada kelompok yang akan menciderainya, apalagi tampil dengan memihak dan tidak mau bekerja sama dengan kelompok lain, bisa-bisa Muhammad Mursi sudah mati terbunuh hari ini.
Sadarlah... 
Ketika pada zaman Rasulullah, Rasullah tidak pernah memusuhi kafir. mereka tetap bagian dari tubuh islam selama ia tidak menghancurkan islam. yang musuh itu sebenarnya sudah jelas, mereka masih berlabel islam tapi tidak menginginkan islam itu sendiri tegak dan tampil elegan di muka bumi ini, termasuk anda yang selalu menjudge kelompok-kelompok islam dengan negatif. bahkan orang munafiq jauh lebih buruk dibandingkan orang-orang kafir. orang munafiq lah yang menghancurkan islam ini. bahkan orang munafiq lah yang disiksa di neraka bagian yang paling bawah.

Tuesday, 25 June 2013

Ketika Tindakan Politisi Tak Sesuai Hukum

Oleh : Muhammad Afdhal Sulaiman 

 

Pagi ini saya begitu tergelitik untuk membahas  tema "ketika tindakan pejabat publik begitu asing di mata masyarakat ". Apa tindakan yang saya maksud?
Tadi malam saya baru menonton video wawancara wartawan dengan seseorang yang katanya ia adalah ayah kandung dari Darin Muntaza yang sangat heboh diberitakan di media terkait kasus impor daging sapi yang menimpa Ust. Luthfi Hasan Ishaq. Di video tersebut sangat jelas ayah Darin mengatakan bahwa Darin Muntaza sudah dinkahi oleh Ust Luthfi pada akhir juni 2012 kemaren yang ketika itu Darin masih duduk di kelas III SMK.
  
Lalu apa yang mau saya kritisi dalam hal ini? Saya tidak mengkritis apakah boleh tidaknya menikahi seorang gadis berumur 18 tahun, karena dilihat dari kacamata agama itu sah-sah saja, bahkan rasulullah menikahi a'isyah yang ketika itu a'isyah berumur 9 tahun. Kabarnya juga Darin adalah istri ketiga dari Ust Luthfi. Dalam hal ini saya juga tidak mengkritisi apakah boleh menikah hingga tiga kali, karena bila dilihat dari kacamata islam itu masih sah dan sangat jelas dipaparkan oleh Al-quran, bahkan menikah hingga 4 kali pun dibolehkan oleh agama asalkan bisa adil terhadap ke empat istrinya (saya tsiqoh terhadap Ust. Luthfi bahwa beliau adalah suami yang adil in sya Allah).

Disini saya ingin melihat pernikahan ini di mata hukum yang berlaku di indonesia dan pandangan masyarakat. Sekarang pemahaman agama di kalangan masyarakat alhamdlillah sudah mulai mantap dan sudah banyak bisa menerima dan memahami hal-hal yang tabu dalam pandangan masyarakat seperti poligami. Lalu bagaiman dengan nikah siri? Nikah yang biasanya tak ada catatan resmi di KUA sehingga pernikahan itu tak dianggap ada di mata hukum jika ada permasalahan yang tak diinginkan terjadi dan berimplikasi terhadap buruknya pandangan masyarkat akan hal itu. karena penilaian masyarakat sangat simpel dan sangat sederhana, yaitu jika tindakan pejabat tak sesuai hukum maka siap-siap saja dipandang sinis oleh publik. Terlebih lagi politisi dari sebuah partai dakwah yang membawa nama agama.

Saya fikir  Ust. Luthfi yang backgroundnya seorang da'i sekaligus politisi atau pejabat pablik dari sebuah partai dakwah itu tidak selayaknya melakukan pernikahan di bawah tangan seperti itu. Semestinya beliau seorang da'i yang sudah mengekspansi area dakwahnya hingga parlemen harus berbuat sesuai dengan hukum yang ada di indonesia. Selayaknya beliau menikah dengan jalan resmi sehingga ia diakui di depan hukum. "Terus, Permasalahannya adalah beliau menikahi seorang gadis yang masih berstatus pelajar yang dalam hukum indonesia dilarang pelajar SMA/SMP/SD berstatus seorang istri atau suami". Jadi pantas donk Ust Luthfi menikahinya dengan nikah siri agar status pelajarnya Darin  tetap berjalan? Lagi-lagi itu adalah tindakan yang salah. Jika benar-benar saling suka antara mereka  apa salahnya seorang ustad sedikit sabar menunggu Darin hingga tamat sekolah karena menimbang dari Zhon-zhon yang buruk dari masyarakat terhadap beliau.

Kenapa harus begitu hati-hatinya seorang pejabat dalam bertindak? Yeaaaah...karena tindakan mereka melibatkan persepsi masyarakat terhadap mereka sendiri. Apalagi seorang ustad dari partai yang target politiknya bukan hanya kekuasaan saja, akan tetapi berpolitik yang ingin mengislamikan sistim politik atau bisa dikatakan dakwah di area politik. Seharusnya bagi politisi yang membawa nama agama melakukan perbuatan yang sah di depan agama dan sah di depan Undang-undang negara. Karena apabila mereka melanggar salah satu keduanya akan berakibat fatal dengan targetnya adalah dakwah.

Kader Dakwah harus menjadi role mode bagi ummat. jngan sampai berdakwah diembel-embeli dengan tindakan-tindakan yang hanya bisa membuat dakwah itu sendiri dipandang sebelah mata oleh masyarakat meskipun tindakan tersebut masih sesuai jika dilihat dari kacamata agama. Terlebih lagi sebuah partai dakwah. Karena politik mereka berjalan di atas dua jalur rel hukum yang searah. Yaitu Hukum islam dan Hukum yang berlaku di indonesia.


Saturday, 4 May 2013

Barometer Kebahagiaan


Oleh : Muhammad Afdhal Sulaiman

Semakin lama kita berjalan semakin banyak kita temukan warna-warni kehidupan, kadangkala kita bisa melihat kesenangan dan kadangkala kesedihan juga tak jarang menghampiri setiap ruang dari kehidupan kita. Tak semua jalan yang kita lalui lurus seperti jembatan layang, dan tak semua  samudra yang kita arungi selalu tenang. semuanya pasti ada rintangan. Badai samudra atau jalan-jalan yang berlobang selalu menghambat kendaraan kita dalam menjalani skenario dalam perfileman kehidupan. Sehingga perbedaan profesi dan keadaan kita di dunia ini sudah dianggap biasa, ada kaya dan ada yang miskin, ada saatnya suka dan ada saatnya berduka.
 Dalam kehidupan di sekeliling kita, secara wajar orang kaya selalu dipasangkan dengan kehidupan yang senang, sedangkan yang miskin lebih dekat dengan kecemasan dan ketidaktenangan. Disisi lain Kita juga sering melihat orang-orang kaya  kita temukan mereka merasa tak bahagia dalam menjalani kehidupan mereka sebagai orang kaya, dan kita juga sering melihat orang-orang yang tak mampu secara materi diantara  kita justru mereka yang selalu memberikan senyuman hangat kepada kita sehingga senyuman mereka menunjukkan betapa bahagia mereka dalam menjalani kehidupan.
Ketika kita menyaksikan kehidupan saudara kita di Palestina di televisi, kita bayangkan betapa menyedihkan kehidupan mereka. dalam sekejap mereka mendapatkan serangan, hari-hari mereka selalu diberi pemandangan yang penuh dengan kezoliman. Mereka tak lagi sempat memikirkan bagaimana masa depan kehidupan mereka. tak ada ruang waktu untuk banyak berbuat dalam meraih cita-cita menjadi orang kaya atau senang secara materi. Akan tetapi kenapa setiap relawan yang pulang dari sana selalu membawa cerita yang menarik. Seperti bagiamana mereka masih menebarkan senyuman bahagia di balik problem yang mereka hadapi sehingga apa yang terjadi disana mereka anggap hiasan hidup yang mesti dijalani dengan senyuman serta semangat.
            Sebaliknya coba kita lihat bagimana kehidupan salah satu Negara timur, yaitu korea. Seorang psikolog dari universitas Yonsei mengungkapkan bahwa Negara korea ternyata memiliki tingkat bunuh diri tertinggi didunia. Apabila kita bandingkan Negara korea adalah Negara yang jauh lebih aman dibandingkan Negara palestina, tapi kenapa justru di negara yang aman banyak terjadi bunuh diri yang mana bunuh diri adalah salah satunya disebabkan oleh frustasi atau paniknya menghadapi peliknya kehidupan.
Sebenarnya apa factor yang membuat perbedanaan warna dari dua contoh Negara di atas? Jika kemiskinana yang membuat tak tenang kenapa justru orang korea yang banyak mengalami kasus bunuh diri? Kenapa tidak masyarakat Somalia yang banyak mati bunuh diri karena tak sanggup mencari makan? Kenapa tak masyarakat palestina yang mendapat angka bunuh diri tertinggi didunia disebabkan mereka selalu dizolimi dengan banyaknya serangan? Pertanyaan demi pertanyaan selalu menerawang dalam fikiran kita sehingga kita bingung apa arti kebahagiaan yang sebenarnya dan apa yang bisa membuat kita bahagia dalam menjalani kehidupan ini.
Allah berfirman :
قل بفضل الله وبرحمته  فبذالك فليفرحوا هو خيرمما يجمعون
Artinya :
katakanlah (Muhammad), “dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik dari pada apa yang mereka kumpulkan. (QS. Yunus 58).
dalam sebuah tafsir ‘fadhlun’ artinya adalah ‘Al-quran’. Allah menyuruh kita yang beriman agar dengan Al-quran lah yang pantas bagi kita untuk bahagia, dengan ajaran Al-quran lah kita bisa tenang menjalani kehidupan ini, karena dalam Alquranlah terdapat ajaran pokok agama islam sehingga islam dengan detail bisa membimbing penganutnya kearah jalan kehidupan yang berarti tanpa kecemasan.
            Jika kita sesuaikan dua contoh masyarkat diatas dengan kandungan ayat maka jelas dengan mudah kita temukan apa factor yang membuat mereka berbeda dalam menghadapi masalah. Apabila al-quran lah yang membuat hidup terasa nikmat maka tak heran jika kita mendengar berita  anak-anak palestina mengadakan acara wisudah al-quran dengan jumlah ribuan peserta, keheranan kita akan pupus hilang karena jawaban konkrit yang membuat orang palestina bisa tenang dan kuat karena “Al-quran”, kitab suci itulah yang membuat mereka bahagia. sungguh arti kebahagiaan disisi orang mukmin itu mutlak dengan “Mengamalkan Al-quran”.
            Lalu bagaimana dengan orang korea? Hawang Sang-Min, seorang psikolog dari universitas Yonsei itu mengungkapkan bahwa orang korea cendrung membentuk identitas mereka sesuai pandangan orang lain terhadapnya.  Sehingga mereka lebih dominan menjalani hidup tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan dari hati mereka sendiri. Akan tetapi ada faktor lain yang tak jauh lebih besar pengaruhnya terhadap tindakan mereka, yaitu ‘Faktor Agama’. Hampir setengah penduduk korea tidak memiliki agama. sehingga ketika mereka mengalami depresi, penghargaan terhadap nilai kehidupan pun ikut rendah sehingga tak heran mengakhiri kehidupan mereka dengan bunuh diri.
Saudaraku..
Andai kebahgiaan itu berdasarkan harta kenapa bukan qorun yang dicatat Al-quran sebagai orang yang paling bahagia. Jika kebahagiaan itu berdasarkan kekuasaan kenapa tidak nama firaun yang disebut sebagai orang paling bahagia. "هو خير مما يجمعون" (Itu lebih baik dari pada apa yang mereka kumpulkan ), sesungguhnya segala sesuatu yang membuat bahagia didunia ini apabila dikumpulkan tak akan bisa mengalahkan kebahagiaan bersama Al-quran.
            Kita selaku beriman sudah semestinya kita selalu intropeksi diri dan selalu menanyakan kepada hati kecil kita kenapa kita bahagia dan kenapa kita bersedih, andai kita diberi hadiah miliyaran rupiah kita pasti akan bahagia, tapi pertanyaan kabahagian mesti kita ketahui jawaban pasti kenapa kita bahagia dan seberapa persen bahagia mendapatkan hadiah tersebut bila dibandingkan dengan persenan kebahagian kita membaca dan berteman dengan Al-quran. kita sama-sama mengharapkan dan berdoa kepada Allah agar kita bisa menentukan barometer atau ukuran standar kebahagian yang sebenarnya dalam menjalani kehidupan yang penuh fitnah ini. Wallahu A’lam.
           
           

Friday, 3 May 2013

Menghafal Quran yook……!!

Oleh : Muhammad Afdhal Sulaiman


Ketika saya tamat SD dlu, ayah saya menyuruh saya melanjutkan kesekolah non formal di sebuah pondok tahfiz. Ayah saya sangat teringin menjadikan saya seorang yang penghafal al-quran. ketika itu umur saya masih 12 tahun. Saya mulai menghafal sedikit demi sedikit sehingga pada umur 16 tahun saya bisa menyelesaikan hafalan saya.

Dulu ayah saya menginginkan saya menjadi penghafal quran karena ingin mendapatkan mahkota yang di janjikan Allah bagi orang tua yang mempunyai anak penghafal Al-quran ketika hari kiamat kelak. ayah saya juga memotivasi saya dengan mengatakan "jika seseorang yang hafal quran maka tujuh keturunannya akan mendapatkan syafaat al-quran". ayah saya memang banyak memberika motivasi dengan ucapan manis yang bersumber apa yang Allah janjikan dan Rasul sabdakan. Ayah hanya bisa memotivasi anak-anak dengan ucapan dan sangat jarang memotivasi dengan memberikan uang. Yah…begtulah kenapa alasan ayah saya menginginkan anak nya untuk menjadi penghafal quran. waktu kecil saya sangat bingung apa gunanya menghafal quran dan seberapa penting nya menghafal quran itu.

Setelah saya banyak membaca dan pendidikan saya terus naik dari SD ke MTsn dan ke ALiyah, saya banyak menemukan dari apa yang saya baca bahwa alquran memang sebuah ilmu yang harus dan bahkan wajib di tanamkan kepada generasi. Dan semua itu bisa lengket atau melekat ke genarsi di awali dengan menghafal quran, setelah itu di ajarkan isinya sehingga generasi qurani tak pernah putus hingga akhir zaman. Disini lah saya bisa membuktikan ayat quran yang benar-benar saya rasakan sekarang :

إنا نحن نزلنا الذكرى وإنا له لحافظون
Sesungguhnya kami yang menurunkan al-quran dan pasti kami akan menjaganya.

Dari ayat ini juga bisa timbul pertanyaan, dengan apa allah menjaga quran ini? Apakah dengan menjaga mushaf yang ada dan disimpan dengan baik maka alquran ini terjaga? Jawabannnya tidak. Sesungguhnya mushaf al-quran tak akan pernah utuh, ia akan musnah di telan zaman dan tak akan ada manfaatnya jika hanya disimpan. Hanya dengan mengahafalnya lah al-quran akan terjaga dan hanya dengan mengamalkannya lah al-quran ini terus utuh sampai akhir zaman.

Setelah saya sampai dinegri para anbiya ini saya banyak menemukan hal yang bisa dijadikan pelajaran dan perbandingan untuk pengkaderan al-quran terhadap generasi kegenerasi. Di Indonesia banyak para pemuda yang mulai menghafal al-quran di usia yang cukup dewasa. Di sebuah universitas al-quran di kota padang para mahasiswa mulai menghafal pada umur 18 tahun ke atas. Ini umur yang cukup dewasa dan mereka mulai menyibukkan dengan al quran pada umur yang dimana umur 18 ini bagus digunakan untuk fokus kepada ilmu pengetahuan dan pemahaman. Sedangkan di negri kinanah ini saya temukan anak-anak kecil ketika saya tanyakan "kam hafizta minal quran?" sepontan mereka menjawab dengan sekian juz dan sekian juz. Sedangkan diindonesia anak-anak dini masih banyak yang baru mulai belajar membaca, bukan menghafal.

Dari perbandingan umur focus terhadap al-quran saja antara negri mesir dan negri kita sangat lah berbeda. Mereka menyibukkan al-quran di waktu kecil dan ketika mereka di universitas mereka tak menghabiskan waktunya untuk menghafal lagi, akan tetapi untuk fokus terhadap pendalaman ilmu sehingga generasi mereka bisa menjadi generasi qurani dan generasi yang berilmu.

Dalam menghafal quran seorang anak memang mesti mempunyai seorang motivator kuat dalam membimbing seorang anak untuk menghafal. Seorang anak membutuhkan sosok yang bisa menjadikannya sosok yang sabar. Banyak pelajaran yang di ajarkan ketika menjalani proses mengahfal. Menghafal quran memang sudah di mudahkan oleh Allah untuk di hafal, akan tetapi proses menghafal kadangkala anak-anak mempunyai kendala dan masalah masing-masing. Disini anak-anak di ajarkan untuk terus bersabar dalam menjalani proses dan seorang anak di ajarkan untuk istiqomah dalam menghafal. Dari proses mengahafal saja seorang anak bisa melatih diri untuk mejadi sosok insan yang sabar dan istiqomah apalagi mereka yang sudah masuk kejenjang ke pendalaman ilmu al-quran. Disinilah kelebihan orang-orang yang terus mempelajari al-quran.
Sulitnya pangkaderan al-quran dinegri kita memang mesti kita akui, semua itu dipengaruhi oleh pemilahan-pemilahan ilmu di sekolah dan juga dipengaruhi doktrin doktrin buruk terhadap para penghafal quran di masyarakat. Masyarakat sudah menganggap mengahfal quran hanya bisa mengahbiskan waktu saja dan tidak menjamin kerja serta masa depan. Selain itu juga dipengaruhi oleh tidak adanya al-quran di masukkan ke dalam kurikulum. Ini berhubungan lemahnya pemerintah memberikan pendidikan kepada anak-anak bangsa. Ini lah beberapa sebab yang saya perhatikan di negri kita.

Pada hakikatnya Al-quran itu tidak ada hubungannya dengan dunia kerja, tidak ada hubungannya dengan masa depan cerah atau tidak, tidak ada hubungannya dengan arti sukses yang salah di kalangan masyarakat, akan tetapi al-quran itu sangat erat hubungannya dengan penciptaan generasi yang berakhlak mulia. Sesungguhnya al-quran tak mengahalangi seseorang untuk menjadi apapun, alquran tak menghalangi seseorang untuk menjadi sosok yang kaya, tak menghalangi seseorang untuk menjadi pemimpin.
Dari rasulullah saja kita bisa menemukan contoh, rasulullah adalah sosok pemberani, ia selalu memimpin perang. Rasulullah juga sosok pemimpin dan penguasa dunia arab, rasulullah juga bisa disebut sosok yang kaya raya. Sesungguhnya al-quran tak menghalangi seseorang untuk mejadi arti sukses yang sebenarnya.

Contoh baru-baru ini juga dibuktikan oleh president baru mesir, sosok president yang penghafal quran yang di akui semua orang bagaimana akhlak beliau dan semua orang di negri ini memuji beliau.

Saudaraku...
Ketika al-quran sudah menjadi sandaran ummat, maka maslahat ummat dan hak-hak umat akan terus terjaga. mari kita sama-sama saling memotivasi dalam menghafal quran..mari kita berlomba untuk menjadi sosok berkwalitas dengan mempelajari al-quran.
اللهم ارحمنا بالقرأن و اجعله لنا إماما و هدى و رحمة
Waallhu a'lam

Pengenalan Ekonomi Islam Sejak Dini

 
Oleh : Khairatul Afifah bintu Sulaiman

Sebelumnya saya akan bercerita. Saya adalah seorang mahasiswa semester 3 di kampus STEI SEBI yang terletak di Depok, di kampus ini saya belajar banyak tentang ekonomi islam yang mana ini merupakan suatu hal masih hangat khususnya di Indonesia. Di kampus ini saya mengambil jurusan akuntansi syariah dari jurusan yang ada.


Selama saya belajar tentang ilmu ekonomi islam di kampus tercinta, saya selalu dihantui atas pikiran-pikiran yang menurut saya semestinya ini tidak terjadi pada diri saya dan orang lain, ini disebabkan atas keterbatasan ilmu yang saya miliki. Saya sedikit belajar tentang teori-teori dan kurva ekonomi islam, seperti matakuliah ekonomi mikro islam. Saya beranggapan bahwa teori ekonomi islam itu sama saja dengan teori ekonomi pada umumnya, lagi-lagi dosen menjelaskan bahwa teori boleh sama tapi prinsiplah yang membedakannya. Dan begitu juga dengan kurva-kurva diantaranya tentang permintaan, penawaran dan lain sebagainya, yang mungkin ekonomi islam hanya mengubah sedikit dari teori yang sudah ada. Mebutuhkan waktu yang lama untuk mencari penyebab-penyebab atas kekeliruan yang saya hadapi ini, dan alhmdumdulillah menurut saya inilah salah satu penyebanya yaitu tidak adanya dasar yang saya miliki tentang ekonomi islam karena saya lebih dulu dikenalkan dengan ekonomi konvensional.

Dari serita di atas saya bisa mengambil kesimpulan bahwa pengenalan semua ilmu-ilmu agama islam baik dari ibadah mahdhoh maupun ghoiru mahdhoh lebih diutamakan sejak kecil, seperti islam menganjurkan seorang ibu memberikan pengenalan tentang ilmu-ilmu agama kepada anak-anaknya sejak di masa kandungan, seorang ibu mengajarkan anak-anaknya untuk bisa membaca Al-Qur'an, puas a dan lain sebagainya. Ketika di lembaga pendidikan anak-anak hanya diajarkan ilmu yang langsung berkaitan dengan tuhannya, seharusnya ilmu-ilmu yang berakaitan lansung tentang muamalah dengan sesama manusia itu juga harus dikenalkan sejak dini, itu sangat berpengaruh positif terhadap pergaulan anak dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Dari setiap pelajaran yang diajarkan di lembaga pendidikan itu semua ada dalam islam banyak ilmuan islam telah banyak menemukan, dari ilmu matematika, ekonomi dan ilmu sacience. Dan ini masih banyak masyarakat ataupun pelajar yang belum memahami akan hal ini. Mereka beranggapan bahwa ilmu-ilmu yang mereka pelajari itu berasal dari ilmuan barat dan mereka sangat merasa bangga bisa mendalami itu semua. Dengan adanya penyimpangan dalam memahami suatu perkara, ini merupakan tugas kita sebagai seorang muslim untuk bisa memberikan pemahaman kepada orang-orang di sekitar kita tentang seluruh ilmu dari segala aspek kehidupan yang lebih dulu diajarkan dalam islam. Wallahu a'alam bishshowaaab....
 

Sample Text

Sample Text